Cari Info
Polling

Bagaimana menurut anda pelayanan di Rumah Sakit RK. Charitas?






Warning: preg_match() [function.preg-match]: Delimiter must not be alphanumeric or backslash in /home/rscharitas/domains/rscharitas.com/public_html/counter.php on line 33
Data Pengunjung
Hari ini:14
Total:69,272
IP Anda:50.16.165.62
Unknown browser  
RS. RK. Charitas Palembang menyediakan layanan Medical Check Up sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk info lengkap seputar Medical Check Up, anda dapat menghubungi ke nomor 0711 - 353374 / 353375 ext.430.

Patologi Anatomi

Patologi anatomi membantu untuk mendiagnosis penyakit dan memperoleh informasi yang berguna secara klinis melalui pemeriksaan jaringan dan sel. Yang umumnya melibatkan pemeriksaan visual dan mikroskopik pada jaringan, dengan pengecatan khusus dan imunohistokimia.

RS. RK. Charitas memiliki klinik Patologi Anatomi untuk semakin melengkapi pelayanan yang ada. Klinik Patologi Anatomi RS. RK. Charitas menyediakan jenis pemeriksaan:  

1. Histopatologi (Jaringan), terbagi menjadi:

    No.

  Jenis Jaringan                                                                                         

a.

Jaringan Kecil (Jaringan Kuretase di botol kecil)

Diameter ≤ 3 cm

b.

Jaringan tidak teratur volume ≤ 5 cc

Jaringan Sedang (Appendix, Prostat, Tiroid, Kantung Empedu, Jaringan Kuretase 2 botol, Kuret > 5 cc, Tonsil, Mola, Lipoma, FAM, Limfa)

3 cm < Diameter ≤ 10 cm

c.

Jaringan tidak teratur volume > 5 cc

Jaringan Besar (Uterus, Ovarium, Usus, Mamma Utuh, Tulang)

Diameter > 10 cm

 

2. Sitopatologi (Cairan)

No.

Jenis Pemeriksaan

a.

Pap Smear (Metode Konvensional)

b.

Pap Smear (Metode Liqui – Prep)

c.

FNAB

d.

Bilasan Bronchus

e.

Cairan Pleura

f.

Cairan Ascites

g.

Cairan Otak (LCS)

h.

Cairan Sendi

i.

Urine Sitologi (2x)

j.

Sputum Sitologi (3x)

k.

Cairan Fistula

l.

Pus / Abses

m.

Cairan Kiste

n.

Cairan Pericardial

o.

Bucal Smear

p.

Cairan Abdomen

 

3. Immunohistokimia (IHK)

4. Pewarnaan

No.

Jenis Pewarnaan

No.

Jenis Pewarnaan

1.

Pewarnaan HE

5.

Pewarnaan Ziel Nielsen

2.

Pewarnaan PAP

6.

Pewarnaan PAS

3.

Pewarnaan Diff Quick

7.

Pewarnaan Congo Red

4.

Pewarnaan Giemsa

8

VC + Transport

5. Lain - lain

No.

Jenis Pemeriksaan

1.

Block Parafin

2.

Block Parafin (@) + SLIDE + Pengecatan HE (Pasien)

3.

Block Parafin (@) + SLIDE + Pengecatan HE (KP)

4.

Konsul Hasil PA

5.

Konsul Hasil PA & Pengecatan

6.

Khusus Pembuatan Slide Histologi

Cara Pengumpulan Bahan dan Sediaan Sitologi

1. Sputum

a. Pasien kumur – kumur terlebih dahulu.

b. Bernapas dalam 3 menit.

c. Batuk kuat (dari diafragma), dilakukan berulang – ulang.

d. Pemeriksaan sputum dilakukan 3 kali berturut – turut. (sewaktu – pagi – sewaktu)

e. Sputum dimabil saat pasien datang (Sputum II) keesokan harinya setelah bangun

    tidur (Sputum III) setelah sarapan.

f.  Apabila sulit mendapat spesimen, minta pasien mandi air hangat.

g. Apabila masih tidak mampu menghasilkan sputum, pakai aerosol untuk merangsang

    batuk.

h. Spesimen yang hanya terdiri atas saliva (liur) saja, dapat dilaporkan sebagai kurang

    adekuat.

i. Segera kirim ke laboratorium PA (± 1 jam)

j. Diberi bahan fiksasi (diawetkan) dengan alkohol 70%, secukupnya. Jika tidak dapat

   langsung dikirim.

k. Beri identitas pasien pada wadah: nama pasien, umur, tanggal, jenis, dan dokter

    pengirim.

2. Cara Pengiriman Urine

a. Pemeriksaan urine dilakukan 2 hari berturut – turut.

b. Pengambilan urine pertama pasien minum air putih 1 gelas air setiap 15 menit untuk

    2 – 3 jam.

c. Pengambilan urine kedua keesokan harinya setelah bangun.

d. Urine yang baik untuk diambil adalah urine tengah (mid – stream), yaitu urine

    setelah aliran pertama dibuang dan pada saat pertengahan urine ditampung.

e. Urine ditampung dalam wadah urine dan ditutup rapat.

f. Bila tempatnya jauh, residu yang akan dikirim diberi fiksasi dengan alkohol 50 %

   dengan perbandingan 1 : 1 (sama banyak).

g. Segera kirimkan ke laboratorium PA (kurang lebih selama 1 jam).

h. Beri identitas pasien pada wadah: nama pasien, umur, tanggal, jenis kelamin, dokter

    pengirim.

3. Hal – hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Pemeriksaan Pap Smear:

a. Tidak sedang menstruasi (sebaiknya 1 minggu sesudah menstruasi)

b. Dalam 3 hari tidak berhubungan intim

c. Tidak sedang mengonsumsi obat – obatan

d. Hindari pemakaian douching atau sabun, krim jelly spermisida atau obat – obatan

    pervaginam 2 hari sebelumnya

e. Untuk pasca bersalin, operasi rahim dan radiasi, datang 6 bulan kemudian

4. Cara Pengiriman Jaringan

a. Nama Pasien dan Umur

b. Nomor Registrasi dan Nomor Bukti untuk pemeriksaan Laboratorium PA

c. Dokter Pengirim beserta diagnosa klinis & Lokasi Jaringan / Sampel

d. Dokter yang ditujukan (dokter PA)

e. Bahan yang berupa jaringan langsung difiksasi formalin buffer 10% volume formalin

    yang diberikan sampai bahan / jaringan terendam

f. Hari Minggu / Libur bahan dan sampel dapat dikirimkan ke Lab. Klinis Lantai II

 

JAM KERJA

Hari : Senin - Sabtu

Pukul : 08.00 WIB s/d 17.00 WIB

(Hari Minggu / Hari Besar : Libur)

Telp: 0711-353374, Ext. 310