| Hari ini | : | 56 |
| Total | : | 21,775 |
| IP Anda | : | 50.16.132.180 |
Unknown browser ![]() | ||
Patologi anatomi membantu untuk mendiagnosis penyakit dan memperoleh informasi yang berguna secara klinis melalui pemeriksaan jaringan dan sel. Yang umumnya melibatkan pemeriksaan visual dan mikroskopik pada jaringan, dengan pengecatan khusus dan imunohistokimia.

RS. RK. Charitas memiliki klinik Patologi Anatomi untuk semakin melengkapi pelayanan yang ada. Klinik Patologi Anatomi RS. RK. Charitas menyediakan jenis pemeriksaan:
1. Histopatologi (Jaringan), terbagi menjadi:
|
No. |
Jenis Jaringan |
|
a. |
Jaringan Kecil (Jaringan Kuretase di botol kecil) Diameter ≤ 3 cm |
|
b. |
Jaringan tidak teratur volume ≤ 5 cc Jaringan Sedang (Appendix, Prostat, Tiroid, Kantung Empedu, Jaringan Kuretase 2 botol, Kuret > 5 cc, Tonsil, Mola, Lipoma, FAM, Limfa) 3 cm < Diameter ≤ 10 cm |
|
c. |
Jaringan tidak teratur volume > 5 cc Jaringan Besar (Uterus, Ovarium, Usus, Mamma Utuh, Tulang) Diameter > 10 cm |
2. Sitopatologi (Cairan)
|
No. |
Jenis Pemeriksaan |
|
a. |
Pap Smear (Metode Konvensional) |
|
b. |
Pap Smear (Metode Liqui – Prep) |
|
c. |
FNAB |
|
d. |
Bilasan Bronchus |
|
e. |
Cairan Pleura |
|
f. |
Cairan Ascites |
|
g. |
Cairan Otak (LCS) |
|
h. |
Cairan Sendi |
|
i. |
Urine Sitologi (2x) |
|
j. |
Sputum Sitologi (3x) |
|
k. |
Cairan Fistula |
|
l. |
Pus / Abses |
|
m. |
Cairan Kiste |
|
n. |
Cairan Pericardial |
|
o. |
Bucal Smear |
|
p. |
Cairan Abdomen |
3. Immunohistokimia (IHK)
4. Pewarnaan
|
No. |
Jenis Pewarnaan |
No. |
Jenis Pewarnaan |
|
1. |
Pewarnaan HE |
5. |
Pewarnaan Ziel Nielsen |
|
2. |
Pewarnaan PAP |
6. |
Pewarnaan PAS |
|
3. |
Pewarnaan Diff Quick |
7. |
Pewarnaan Congo Red |
|
4. |
Pewarnaan Giemsa |
8 |
VC + Transport |
5. Lain - lain
|
No. |
Jenis Pemeriksaan |
|
1. |
Block Parafin |
|
2. |
Block Parafin (@) + SLIDE + Pengecatan HE (Pasien) |
|
3. |
Block Parafin (@) + SLIDE + Pengecatan HE (KP) |
|
4. |
Konsul Hasil PA |
|
5. |
Konsul Hasil PA & Pengecatan |
|
6. |
Khusus Pembuatan Slide Histologi |

Cara Pengumpulan Bahan dan Sediaan Sitologi
1. Sputum
a. Pasien kumur – kumur terlebih dahulu.
b. Bernapas dalam 3 menit.
c. Batuk kuat (dari diafragma), dilakukan berulang – ulang.
d. Pemeriksaan sputum dilakukan 3 kali berturut – turut. (sewaktu – pagi – sewaktu)
e. Sputum dimabil saat pasien datang (Sputum II) keesokan harinya setelah bangun
tidur (Sputum III) setelah sarapan.
f. Apabila sulit mendapat spesimen, minta pasien mandi air hangat.
g. Apabila masih tidak mampu menghasilkan sputum, pakai aerosol untuk merangsang
batuk.
h. Spesimen yang hanya terdiri atas saliva (liur) saja, dapat dilaporkan sebagai kurang
adekuat.
i. Segera kirim ke laboratorium PA (± 1 jam)
j. Diberi bahan fiksasi (diawetkan) dengan alkohol 70%, secukupnya. Jika tidak dapat
langsung dikirim.
k. Beri identitas pasien pada wadah: nama pasien, umur, tanggal, jenis, dan dokter
pengirim.
2. Cara Pengiriman Urine
a. Pemeriksaan urine dilakukan 2 hari berturut – turut.
b. Pengambilan urine pertama pasien minum air putih 1 gelas air setiap 15 menit untuk
2 – 3 jam.
c. Pengambilan urine kedua keesokan harinya setelah bangun.
d. Urine yang baik untuk diambil adalah urine tengah (mid – stream), yaitu urine
setelah aliran pertama dibuang dan pada saat pertengahan urine ditampung.
e. Urine ditampung dalam wadah urine dan ditutup rapat.
f. Bila tempatnya jauh, residu yang akan dikirim diberi fiksasi dengan alkohol 50 %
dengan perbandingan 1 : 1 (sama banyak).
g. Segera kirimkan ke laboratorium PA (kurang lebih selama 1 jam).
h. Beri identitas pasien pada wadah: nama pasien, umur, tanggal, jenis kelamin, dokter
pengirim.

3. Hal – hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Pemeriksaan Pap Smear:
a. Tidak sedang menstruasi (sebaiknya 1 minggu sesudah menstruasi)
b. Dalam 3 hari tidak berhubungan intim
c. Tidak sedang mengonsumsi obat – obatan
d. Hindari pemakaian douching atau sabun, krim jelly spermisida atau obat – obatan
pervaginam 2 hari sebelumnya
e. Untuk pasca bersalin, operasi rahim dan radiasi, datang 6 bulan kemudian
4. Cara Pengiriman Jaringan
a. Nama Pasien dan Umur
b. Nomor Registrasi dan Nomor Bukti untuk pemeriksaan Laboratorium PA
c. Dokter Pengirim beserta diagnosa klinis & Lokasi Jaringan / Sampel
d. Dokter yang ditujukan (dokter PA)
e. Bahan yang berupa jaringan langsung difiksasi formalin buffer 10% volume formalin
yang diberikan sampai bahan / jaringan terendam
f. Hari Minggu / Libur bahan dan sampel dapat dikirimkan ke Lab. Klinis Lantai II


JAM KERJA
Hari : Senin - Sabtu
Pukul : 08.00 WIB s/d 17.00 WIB
(Hari Minggu / Hari Besar : Libur)
Telp: 0711-353374, Ext. 310